Adab Masuk Masjid Nabawi dan Ziarah ke Makam Rasulullah

Bagikan Ini :

Bagi Anda yang akan melaksanakan ibadah umrah, hendaknya membekali diri dengan beragam pengetahuan berkenaan dengan ibadah sunnah satu ini. Masjid Nabawi, akan menjadi tempat wajib ketika menjalani ibadah umrah. Saat berada di Masjid Nabawi, hindarilah perbuatan-perbuatan bid’ah dan kurafat. Selalulah bersalawat selama berada di sana. Selalulah mengingat kemuliaan Allah. Peziarah Masjid Nabawi disunnahkan untuk datang dengan tenang dan sopan, memakai wewangian, dan mengenakan pakaian terbaik. Berikut beberapa adab yang harus dilakukan saat beribadah ke Masjid Nabawi.

1. Apabila masuk masjid hendaknya kita masuk dengan kaki kanan, kemudian membaca:

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَسَلِّمْ، اَللّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ.

“Ya Allah, semoga shalawat dan salam selalu tercurahkan kepada Muhammad. Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu untukku.”

Atau membaca:

أَعُوْذُ بِاللهِ الْعَظِيْمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ.

“Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung, dengan wajah-Nya Yang Maha Mulia dan kekuasaan-Nya yang abadi, dari syaitan yang terkutuk.”

2. Shalat Tahiyatul Masjid dua raka’at sebelum duduk.

3. Hendaknya menghindari shalat ke arah kuburan Rasulullah S.A.W dan menghadap ke kuburan tersebut ketika berdo’a.

4. Kemudian menuju kuburan Rasulullah S.A.W untuk memberi salam kepada Rasulullah S.A.W.
Hendaknya kita hindari meletakkan tangan di atas dada, menganggukkan (menundukkan) kepala, merendahkan diri yang tidak pantas dilakukan kecuali kepada Allah saja dan beristigatsah kepada Rasulullah S.A.W. Memberi salam kepada Rasulullah S.A.W dengan kalimat dan lafazh yang kita gunakan untuk memberi salam kepada orang yang dikuburkan di Baqi’. Kemudian memberi salam kepada dua Sahabat Rasulullah S.A.W; Abu Bakar Shiddiq dan Umar bin Khattab dengan salam yang sama.

5. Bukan adab yang baik mengeraskan suara di masjid atau di dekat kubur Rasulullah S.A.W. Hendaknya kita bersuara dengan suara yang rendah, karena sopan santun terhadap Rasulullah S.A.W setelah wafat sama dengan sopan santun ketika beliau hidup.

6. Hendaknya kita selalu menjaga shalat berjama’ah di shaf yang pertama, karena keutamaannya yang banyak dan pahalanya yang besar.

7. Hendaknya kita semangat untuk shalat di Raudhah tidak terlambat mendapatkan shaf pertama. Tidak ada keutamaan yang membedakan antara shalat di Raudhah dengan shalat di seluruh bagian masjid.

8. Jika kita keluar dari masjid, tidak perlu berjalan mundur, keluarlah dengan kaki kiri terlebih dahulu dan membaca:

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَسَلِّمْ، اَللّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ.

“Ya Allah, curahkanlah shalawat dan salam kepada Muhammad. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu berupa karunia-Mu”

Jika Anda berkeinginan untuk berangkat ke tanah suci untuk berumrah, AET membuka paket umroa akhir tahun 2015 ini. Anda dapat memilih tanggal keberangkatan umrah pada 20, 21, 22, dan 23 Desember 2015.

Kami adalah perusahaan biro perjalanan ibadah umrah terbesar di Sumatera Barat, dengan 22 kantor cabang dan telah memberangkatkan ribuan jamaah. Bersama AET, impian Anda ke tanah suci akan dijamin.