Menatap Lebih Dekat Hajar Aswad

Bagikan Ini :

aet.co.id – Hajar Aswad adalah batu berwarna hitam yang berada pada salah satu sisi Ka’bah. Jamaah haji/umrah disunnahkan menciumnya jika mampu. Secara bahasa Hajar berari Batu dan aswad berarti hitam. Menurut riwayat-riwayat, Hajar Aswad merupakan batu yang turun dari surga dan awalnya berwarna putih melebihi salju. Dosa manusialah yang menyebabkannya menjadi berwarna hitam.

Hajar Aswad adalah sebongkah batu dengan panjang 25 cm dan lebar sekitar 17 cm. Batu ini telah ada sejak masa Nabi Ibrahim AS, bahkan bisa jadi sebelum beliau.

Dahulu batu itu terletak begitu saja tanpa perekat dan pernah dirampas. Kemudian berhasil ditemukan dan dikembalikan ketempat semula, namun dalam kondisi terpecah jadi 8 keping. Kepingan-kepingan tersebut lalu ditanam dan dikelilingi ikatan perak.

Perlu diingat, mencium dan menyalami Hajar Aswad dilakukan karena mencontoh Rasulullah SAW. Melakukannya pun jika dalam keadaan mampu dan tidak mengganggu orang lain.

Sebagian ulama mengingatkan kalau yang mendatangkan manfaat dan mudharat hanyallah Allah. jangan sampai menganggap batu tersebut memiliki kekuatan khusus bahkan sampai dikultuskan.

*Disarikan dari berbagai sumber

shares