5 Penyebab Cepat Lapar yang Perlu Diketahui

Islami14 Views

Rasa lapar adalah bagian alami dari tubuh manusia. Namun, pernahkah Anda merasa cepat lapar meski baru saja makan? Kondisi ini kerap membingungkan dan bisa memicu pola makan yang tidak sehat. Ada banyak faktor yang memengaruhi, mulai dari pola makan, kualitas tidur, hingga kondisi emosional. Artikel ini akan membahas lima penyebab utama cepat lapar dengan penjelasan detail, serta pandangan dalam perspektif kesehatan dan ajaran Islam.


Kurang Asupan Serat dalam Makanan

Serat adalah komponen penting dalam menjaga rasa kenyang lebih lama. Namun, banyak orang modern justru mengonsumsi makanan cepat saji, nasi putih, atau roti tawar yang rendah serat. Akibatnya, perut memang cepat terasa penuh, tetapi tidak lama kemudian rasa lapar datang kembali.

Peran Serat dalam Menahan Lapar

Serat larut bekerja dengan membentuk gel dalam usus yang memperlambat proses pencernaan. Dengan begitu, tubuh tidak cepat mengosongkan makanan dari perut. Proses ini membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sekaligus menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.

Dampak Kurangnya Serat

Kurang asupan serat dapat memicu keinginan ngemil berlebihan. Akibatnya, kalori harian bertambah tanpa disadari. Inilah salah satu penyebab obesitas dan gangguan metabolisme. Selain itu, kekurangan serat juga meningkatkan risiko sembelit.

Makanan Kaya Serat yang Dianjurkan

Buah-buahan seperti apel, pir, kurma, dan pisang bisa menjadi pilihan praktis. Sayuran hijau, kacang-kacangan, serta biji chia juga kaya serat dan baik untuk kesehatan. Rasulullah SAW mencontohkan kurma sebagai salah satu makanan yang kaya manfaat, termasuk untuk menjaga energi tanpa cepat lapar.


Kurang Asupan Protein yang Memadai

Protein adalah salah satu nutrisi utama yang menjaga rasa kenyang lebih lama. Jika asupan protein rendah, tubuh akan lebih cepat mencari makanan lagi meski energi sebenarnya belum sepenuhnya habis.

Protein sebagai Pengontrol Nafsu Makan

Protein mampu meningkatkan hormon kenyang seperti peptida YY dan GLP-1, sekaligus menekan hormon lapar ghrelin. Dengan begitu, tubuh merasa lebih puas setelah makan dan tidak mudah tergoda untuk mengonsumsi camilan.

Dampak Kekurangan Protein

Jika tubuh kekurangan protein, tidak hanya rasa lapar yang sering muncul, tetapi juga otot menjadi mudah lemas dan metabolisme melambat. Tubuh membutuhkan protein untuk membangun jaringan, sehingga kekurangannya bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang.

Sumber Protein yang Dianjurkan

Telur, ikan, ayam tanpa kulit, tahu, dan tempe adalah pilihan terbaik. Rasulullah SAW juga dikenal mengonsumsi susu dan daging secukupnya, menunjukkan bahwa protein memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan umat.


Kualitas Tidur yang Buruk

Tidur yang cukup adalah kebutuhan dasar manusia. Sayangnya, banyak orang mengabaikan tidur demi pekerjaan atau hiburan. Padahal, tidur buruk dapat memengaruhi keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar.

Pengaruh Hormon dari Kurang Tidur

Kurang tidur menyebabkan hormon ghrelin meningkat, yang membuat tubuh merasa lebih lapar. Sebaliknya, hormon leptin yang memberi sinyal kenyang justru menurun. Inilah alasan mengapa orang yang sering begadang cenderung lebih cepat lapar dan mudah ngemil.

Dampak Jangka Panjang dari Kurang Tidur

Selain cepat lapar, kurang tidur juga meningkatkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Tidur buruk membuat tubuh kehilangan kendali dalam mengatur nafsu makan.

Tidur yang Diajarkan dalam Islam

Islam menekankan pentingnya tidur cukup dan teratur. Rasulullah SAW bahkan menganjurkan qailulah, yaitu tidur siang sebentar untuk mengembalikan energi. Sunnah ini menunjukkan bahwa istirahat yang teratur mampu menjaga keseimbangan tubuh.


Stres dan Kondisi Emosional

Cepat lapar tidak selalu datang dari perut yang kosong, tetapi juga dari pikiran dan perasaan. Banyak orang mengalami emotional eating, yakni makan bukan karena lapar fisik, melainkan karena stres atau bosan.

Hubungan Stres dan Nafsu Makan

Stres memicu peningkatan hormon kortisol. Hormon ini bisa meningkatkan keinginan untuk makan makanan manis atau berlemak. Akibatnya, meski tubuh sudah cukup makan, pikiran tetap mendorong untuk makan lagi.

Dampak Stres terhadap Pola Makan

Emotional eating bisa menjadi kebiasaan buruk. Orang yang sering melampiaskan stres dengan makan berisiko mengalami obesitas, naiknya kolesterol, hingga tekanan darah tinggi.

Mengelola Stres secara Islami

Dalam ajaran Islam, cara terbaik mengelola stres adalah dengan memperbanyak doa, zikir, dan shalat. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28). Hati yang tenang akan membuat nafsu makan lebih terkendali.


Kurang Minum Air Putih

Dehidrasi ringan sering disalahartikan tubuh sebagai rasa lapar. Padahal, yang sebenarnya dibutuhkan hanyalah air. Jika seseorang kurang minum air putih, tubuh bisa memberi sinyal seolah-olah lapar.

Pentingnya Air untuk Mengendalikan Lapar

Air berfungsi membantu metabolisme dan melancarkan pencernaan. Minum cukup air dapat membuat perut terasa penuh sehingga menekan rasa lapar berlebihan.

Dampak Kekurangan Air

Selain cepat lapar, kurang minum air juga bisa menyebabkan lemas, pusing, bahkan gangguan konsentrasi. Dalam jangka panjang, dehidrasi juga berdampak buruk pada ginjal.

Sunnah Minum Air dalam Islam

Rasulullah SAW mencontohkan tata cara minum yang sehat, yakni tidak terburu-buru, dilakukan dalam tiga kali tegukan, serta sambil duduk. Sunnah ini bukan hanya bernilai ibadah, tetapi juga menyehatkan tubuh.


Hadits Rasulullah SAW tentang Pola Makan Sederhana

Islam menekankan pentingnya menjaga pola makan agar tubuh tetap sehat dan tidak berlebihan. Beberapa hadits Rasulullah SAW yang berkaitan dengan pola makan sederhana sangat relevan untuk dipahami.

Hadits tentang Membagi Perut

Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada wadah yang diisi oleh anak Adam lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika harus lebih, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk napasnya.” (HR. Tirmidzi).

Hadits ini menjelaskan pentingnya tidak berlebihan dalam makan, karena makan terlalu banyak justru memicu rasa cepat lapar kembali akibat metabolisme yang tidak seimbang.

Hadits tentang Sederhana dalam Hidangan

Rasulullah SAW juga mengajarkan kesederhanaan dalam makanan. Beliau bersabda:
“Makanan satu orang cukup untuk dua orang, makanan dua orang cukup untuk empat orang, dan makanan empat orang cukup untuk delapan orang.” (HR. Muslim).

Pesan dari hadits ini adalah keberkahan makanan bukan hanya dari jumlahnya, tetapi juga dari cara berbagi dan kesederhanaan dalam mengonsumsi.

Hadits tentang Keutamaan Kurma

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW menganjurkan mengonsumsi kurma. Beliau bersabda:
“Rumah yang tidak ada kurma di dalamnya, maka penghuninya akan kelaparan.” (HR. Muslim).

Kurma dikenal kaya serat dan gula alami sehingga membuat kenyang lebih lama dan memberi energi stabil.


Tabel Perbandingan Makanan Cepat Membuat Lapar vs Makanan yang Membuat Kenyang Lebih Lama

Jenis MakananContohEfek terhadap Rasa Lapar
Karbohidrat sederhanaNasi putih, roti tawar, kue manisCepat menaikkan gula darah lalu cepat turun, sehingga cepat lapar kembali
Makanan tinggi lemak jenuhGorengan, fast foodMemberi rasa kenyang sementara, tapi sulit dicerna sehingga bisa memicu lapar palsu
Minuman manisSoda, teh manis, minuman kemasanMemberi energi singkat lalu cepat habis, menyebabkan keinginan makan lagi
Karbohidrat kompleksOatmeal, nasi merah, ubiMelepaskan energi perlahan sehingga kenyang lebih lama
Makanan tinggi proteinTelur, ikan, ayam, tempeMerangsang hormon kenyang dan menekan rasa lapar
Makanan tinggi seratApel, kurma, sayuran hijauMemperlambat pencernaan dan menjaga gula darah stabil
Air putihAir mineralMengurangi rasa lapar palsu akibat dehidrasi

Tips Praktis Pola Makan Sehat ala Rasulullah SAW

Ajaran Islam tidak hanya membimbing umat dalam ibadah, tetapi juga memberikan pedoman dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk soal pola makan. Rasulullah SAW dikenal memiliki kebiasaan makan yang sederhana namun penuh hikmah. Berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Tidak Makan Sebelum Lapar dan Berhenti Sebelum Kenyang

Rasulullah SAW mengajarkan prinsip sederhana ini. Beliau tidak pernah makan berlebihan. Dengan berhenti sebelum kenyang, tubuh tetap sehat, pencernaan terjaga, dan rasa lapar berlebih bisa dikendalikan.

2. Membiasakan Sarapan Ringan

Rasulullah SAW sering memulai hari dengan kurma atau segelas susu. Sarapan sederhana ini cukup memberi energi sekaligus menahan lapar hingga waktu makan berikutnya.

3. Menjaga Proporsi Makanan

Hadits Rasulullah SAW yang membagi isi perut menjadi sepertiga makanan, sepertiga minuman, dan sepertiga udara sangat relevan dengan prinsip kesehatan modern. Pola ini membuat tubuh lebih ringan dan tidak cepat lelah.

4. Mengutamakan Makanan Halal dan Thayyib

Dalam Islam, makanan bukan hanya soal kenyang, tetapi juga keberkahan. Makanan yang halal dan baik (thayyib) lebih menyehatkan tubuh dan jiwa, serta membuat rasa kenyang lebih berkah.

5. Mengonsumsi Kurma dan Air Putih

Kurma adalah makanan yang penuh gizi dan bisa menahan rasa lapar lebih lama. Rasulullah SAW sangat menyukai kurma, terutama saat berbuka puasa. Air putih pun selalu menjadi pilihan utama, bukan minuman manis berlebihan.

6. Menghindari Makan Berlebihan pada Malam Hari

Rasulullah SAW tidak menyukai makan hingga terlalu kenyang, apalagi menjelang tidur. Makan malam secukupnya akan membuat tidur lebih nyenyak dan tubuh lebih sehat.

7. Membiasakan Duduk saat Makan dan Minum

Beliau juga mengajarkan adab duduk ketika makan dan minum. Selain menunjukkan sikap tenang, cara ini membantu pencernaan bekerja lebih baik.


Pendapat Penulis

Sebagai penulis, saya sering mengamati bahwa cepat lapar bukan hanya persoalan fisik, tetapi juga gaya hidup. Pola makan, kualitas tidur, hingga kondisi emosional punya peran besar. Saya pribadi merasakan perubahan ketika lebih memperhatikan asupan protein, memperbanyak serat, dan mengurangi minuman manis. “Saat saya rutin minum air putih, tidur cukup, serta mengikuti sunnah Rasulullah dalam membatasi isi perut, rasa lapar berlebih jauh lebih terkendali. Hal ini membuat tubuh lebih bugar dan hati lebih tenang.”