7 Tempat Mustajab Berdoa di Tanah Suci

Bagikan Ini :

aet.co.id – Umroh dan haji merupakan dua ibadah yang diminati oleh umat muslim di dunia. Dua ibadah merupakan momen bagi umat muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon doa dan ampunan kepada Allah SWT. Selain itu, dengan ibadah ini, jamaah umroh bisa mengunjungi tempat-tempat sejarah Nabi Muhammad SAW.

Khusus untuk berdoa, ada beberapa lokasi yang mustajab untuk jamaah umroh. Kata Mustajab berasal dari bahasa arab yang artinya dijawab. Dalam pengertian lain, apabila kamu berdoa di tempat-tempat mustajab maka doa mu bisa dijawab oleh Allah SWT. Namun, doa yang kamu panjatkan harus bebas dari unsur syirik dan khurafat.

Berikut kami berikan ulasan tempat paling mustajab untuk berdoa di Tanah suci.

1. Multazam

Multazam adalah dinding kabah yang terletak antara hajar aswad dengan pintu kabah.

Berdasarkan hadits berikut diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radiallahu ‘anhu berdiam diantara rukun hajar aswad dan pintu kabah, beliau berkata : “antara rukun hajar aswad dan pintu kabah dinamakan multazam. Tidak ada seorang hamba yang berada di tempat itu dan meminta sesuatu kepada Allah kecuali pasti Allah kabulkan (HR Baihaqi)

2. Hijir Islamil

Hijir islmail adalah daerah yang dipagari oleh tembok rendah yang berbentuk setengah lingkaran. Tempat ini dibangun sebagai tempat berteduh sewaktu membangun kabah oleh Nabi Ibrahim AS.

Rasulullah SAW bersabda, Dari Aisyah ra berkata: “aku ingin sekali masuk kedalam kabah untuk shalat di dalamnya. “maka Rasulullah menarik tanganku masuk ke hijir Ismail seraya berkata “bila engkau mau masuk ke dalam kabah, maka sesungguhnya hijir ini sebagian dari kabah. Karena kaummu ketika membangun kembali menguranginya sampai hijir itu berada di luar kabah” (HR Ahmad, abu daud, dan Tirmidzi)

3. Maqom Ibrahim

Maqom Ibrahim adalah tempat bekas berdirinya Nabi Ibrahim AS tatkala membangun kabah dan terbuat dari batu dan salah satu mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Ibrahim AS, batu tersebut dapat naik dan turun sesuai dengan keinginan Nabi Ibrahim AS ketika membangun tembok kabah.

Maqom Ibrahim merupakan bangunan berkubah emas, perak dan berlapis kaca sehingga bekas tapak kaki Nabi Ibrahim AS dapat terlihat jelas.

4. Rukun Yamani

Rukun yamani (sudut yamani) merupakan sudut yang menghadap pintu no 1 kabah. Setiap orang yang tawaf disunnahkan menyalami / mengusap dengan tangan kanan.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “ada 70 malaikat yang memegang Rukun Yamani. Barang siapa berdoa, “Ya Allah berikan aku ampunan dan kesehatan di dalam agama, dunia dan akhirat. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jauhkanlah diri kami dari siksa api neraka, maka 70 malaikat tersebut berkata “Aamiiinn, kabulkanlah doanya.” (HR ibnu Majah)

5. Hajar Aswad

Hajar aswad merupakan “batu hitam” yang berada di sisi kabah yang berasal dari surga. Hajar aswad berkaitan dengan cerita Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ketika membangun kabah dan mendapat perintah untuk meninggikan pondasi kabah.

Dalam Al Baqarah ayat 127 yang artinya “dan (ingatlah) ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa) : Ya Tuhan kami, terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkau yang maha mendengar lagi maha mengetahui”.

Karena keistimewaan inilah, berdoa di Hajar Aswad juga sangat mustajab serta disunnahkan untuk mencium batu tersebut.

6. Raudhah (Madinah)

Raudah yaitu tempat antara mimbar dan kediaman Nabi Muhammad SAW semasa beliau hidup yang menjadi salah satu tempat istimewa bagi umat muslim. Jika ada yang memanjatkan doa di tempat ini, Insya Allah akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Dari Abu Hurairah, ia berkata dari Nabi Muhammad SAW bersabda, “antara rumahku dan mimbarku adalah di antara taman surga. “(HR Bukhari dan Muslim).

7. Sa’I antara Safa dan Marwah

Sa’I adalah berjalan sebanyak 7 kali putaran antara bukit Safa dan bukit Marwah yang terletak dengan kabah. Proses dilakukan setelah tawaf, dimulai dari bukit Safa dan diakhiri di bukit Marwah.

Diriwayatkan dari Jabir dari Abdullah bahwa Rasulullah SAW pergi menuju Safa hingga melihat kabah, lalu mengucapkan kalimat Tauhid, Tahmid dan Takbir sebanyak 3, kemudian berdoa sesuai dengan apa yang ia kehendaki. (HR An Nasa’I).

shares