5 Masjid Tertua di Dunia yang Jadi Saksi Perjalanan Islam

Wisata1551 Views

Masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol perjalanan panjang peradaban Islam. Sejak awal penyebaran Islam, masjid menjadi pusat kegiatan sosial, politik, pendidikan, hingga kebudayaan. Banyak masjid yang berdiri sejak awal Islam masih kokoh hingga hari ini, bahkan tetap menjadi destinasi utama jamaah umrah dan wisatawan religi dari seluruh dunia.

Dari Madinah hingga Kairo, lima masjid tertua di dunia ini menyimpan sejarah yang tak ternilai. Setiap sudutnya membawa kita kembali pada masa para nabi dan sahabat, mengingatkan bahwa Islam berdiri di atas pondasi yang kuat dan penuh perjuangan.


Masjid Quba di Madinah โ€“ Masjid Pertama dalam Sejarah Islam

Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah SAW setelah hijrah dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 M. Lokasinya berada di Quba Road, 6 km dari pusat Kota Madinah, Arab Saudi. Masjid ini menjadi simbol awal penyebaran Islam, ketika umat Muslim mulai membangun peradaban baru di Madinah.

Rasulullah SAW sendiri ikut serta dalam pembangunan masjid ini bersama para sahabat. Masjid Quba awalnya hanya berupa bangunan sederhana dari batu dan lumpur, namun semangat kebersamaan dan iman menjadikannya pondasi kuat bagi sejarah Islam.

Fakta menarik dari Masjid Quba adalah hadis Rasulullah yang menyebutkan bahwa shalat dua rakaat di masjid ini bernilai pahala setara dengan satu kali umrah. Tak heran, setiap jamaah umrah selalu menyempatkan diri berkunjung ke sini.

Kini, Masjid Quba telah diperluas hingga mampu menampung lebih dari 20 ribu jamaah, dengan arsitektur modern namun tetap mempertahankan nuansa suci. Warna putih mendominasi seluruh bangunan, menimbulkan kesan bersih dan menenangkan.

โ€œSetiap kali melangkahkan kaki ke Masjid Quba, ada perasaan seolah kita ikut menyaksikan awal mula Islam ditegakkan.โ€


Masjid Nabawi di Madinah โ€“ Jantung Spiritualitas Umat Islam

Tak jauh dari Masjid Quba, berdiri megah Masjid Nabawi yang terletak di Al Haram, Medina 42311, Arab Saudi. Masjid ini dibangun oleh Rasulullah SAW pada tahun 622 M di pusat Kota Madinah. Sejak itu, Masjid Nabawi menjadi pusat pemerintahan, pendidikan, hingga aktivitas sosial umat Islam.

Hal yang paling istimewa dari Masjid Nabawi adalah keberadaan makam Rasulullah SAW bersama dua sahabatnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab. Kubah hijau di atas makam Nabi menjadi salah satu ikon paling dikenal dalam dunia Islam.

Masjid ini terus diperluas oleh para khalifah dan raja hingga kini mampu menampung lebih dari satu juta jamaah sekaligus. Salah satu fitur modernnya adalah payung raksasa otomatis di pelataran masjid yang memberikan keteduhan pada jamaah.

Fakta menarik lainnya adalah keberadaan Raudhah, area kecil antara mimbar Rasulullah dan makam beliau, yang disebut sebagai taman surga di bumi. Jamaah dari seluruh dunia rela antre berjam-jam hanya untuk bisa shalat dan berdoa di sana.

โ€œBerada di Raudhah Masjid Nabawi membuat hati terasa tenang, seakan doa lebih cepat sampai ke langit.โ€


Masjid al Haram di Makkah โ€“ Pusat Dunia Muslim

Masjid al Haram adalah masjid terbesar dan tersuci dalam Islam. Terletak di Ibrahim Al Khalil, Al Haram, Makkah 24231, Arab Saudi, masjid ini menjadi tujuan utama setiap umat Muslim di seluruh dunia. Di sinilah Kaโ€™bah berdiri sebagai kiblat shalat umat Islam.

Sejarah Kaโ€™bah diyakini sudah ada sejak zaman Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Kaโ€™bah lalu diperkuat kembali oleh Rasulullah SAW ketika beliau muda. Masjid al Haram sendiri terus diperluas sejak era Khulafaur Rasyidin hingga modern saat ini.

Masjid ini memiliki kapasitas luar biasa, mampu menampung lebih dari 2,5 juta jamaah sekaligus. Area tawaf di sekitar Kaโ€™bah selalu ramai, tidak pernah sepi, bahkan di tengah malam sekalipun.

Fakta menarik dari Masjid al Haram adalah adanya beberapa tempat mustajab berdoa, seperti Multazam (antara Hajar Aswad dan pintu Kaโ€™bah), Maqam Ibrahim, serta sumur Zamzam yang tak pernah kering sejak ribuan tahun lalu.

โ€œTidak ada tempat lain di dunia ini yang membuat dada terasa penuh dengan haru seperti saat pertama kali melihat Kaโ€™bah di Masjid al Haram.โ€


Masjid Al Aqsa di Yerusalem โ€“ Kiblat Pertama Umat Islam

Masjid Al Aqsa terletak di Kota Tua Yerusalem, tepatnya di dalam kompleks Haram al Sharif atau Temple Mount, Palestina. Masjid ini memiliki sejarah yang sangat penting karena menjadi kiblat pertama umat Islam sebelum Allah memerintahkan shalat menghadap Kaโ€™bah di Makkah.

Al Aqsa juga menjadi tempat singgah Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra Miraj sebelum beliau naik ke langit menerima perintah shalat. Dengan kubah berwarna perak, masjid ini menjadi simbol spiritual umat Muslim di seluruh dunia.

Selain nilai religius, Masjid Al Aqsa juga memiliki arsitektur memukau. Kompleksnya luas dengan halaman yang rindang, dikelilingi banyak bangunan bersejarah.

Fakta menariknya, shalat di Masjid Al Aqsa memiliki pahala 500 kali lipat dibanding masjid biasa, setelah Masjid al Haram dan Masjid Nabawi. Meski sering berada di tengah konflik politik, masjid ini tetap ramai dikunjungi jamaah yang berjuang mempertahankan hak beribadah.

โ€œKetika melangkah ke halaman Masjid Al Aqsa, ada rasa getir sekaligus bangga. Getir karena sejarah panjang konflik, tapi bangga karena masjid ini tetap berdiri tegak mempertahankan kehormatan Islam.โ€


Masjid Amr bin Ash di Kairo โ€“ Masjid Tertua di Afrika

Masjid Amr bin Ash adalah masjid pertama yang dibangun di benua Afrika. Terletak di Al-Fustat, Kairo Lama, Mesir, masjid ini didirikan pada tahun 641 M oleh Amr bin Ash, sahabat Rasulullah SAW sekaligus panglima penakluk Mesir.

Awalnya masjid ini hanya berupa bangunan sederhana dari batang pohon kurma, lumpur, dan dedaunan. Namun seiring waktu, masjid diperluas dan direnovasi oleh berbagai penguasa, menjadikannya pusat pembelajaran Islam di Afrika Utara.

Kini, Masjid Amr bin Ash tetap berdiri megah dengan arsitektur khas Mesir kuno bercampur sentuhan Islam klasik. Masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga objek wisata religi yang memperlihatkan jejak awal masuknya Islam ke Afrika.

Fakta menariknya, masjid ini pernah menjadi pusat pengadilan, madrasah, hingga tempat berkumpul para ulama besar. Bahkan, beberapa sejarawan menyebut masjid ini sebagai โ€œKatedral Islam Afrikaโ€ karena perannya yang begitu besar.

โ€œMelihat Masjid Amr bin Ash seperti menengok ke masa lalu, ketika Islam mulai menapaki jejaknya di tanah Afrika yang luas.โ€


Kilasan Jejak Sejarah yang Tak Tergantikan

Lima masjid tertua di dunia ini bukan hanya sekadar bangunan bersejarah, melainkan juga pusat spiritual yang meneguhkan iman umat Islam. Dari Quba hingga Al Aqsa, dari Nabawi hingga Amr bin Ash, semua membawa kisah perjuangan, kesabaran, dan pengabdian.

Bagi jamaah umrah maupun wisatawan religi, mengunjungi masjid-masjid ini bukan hanya perjalanan fisik, melainkan juga perjalanan batin yang memperdalam makna iman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *