Bolehkah Ibu Hamil Naik Pesawat?

Bagikan Ini :

Bolehkan Ibu Hamil Naik Pesawat? – Sahabat AET, transportasi pesawat bagi sebagian orang, terutama yang mobile, sudah menjadi moda yang rutin dinaiki. Namun bagi sebagian orang lain, yang belum pernah atau jarang naik pesawat, moda ini merupakan transportasi yang agak menakutkan.

Lalu, bagaimana apabila yang menaiki pesawat adalah seorang ibu dan sedang hamil? Apakah boleh naik pesawat? Ataukah tidak boleh? Jawabannya adalah, boleh. Namun dengan catatan harus konsultasi dulu dengan dokter kandungan sebelum berangkat. Walaupun pada umumnya, terbang selagi hamil itu tidak masalah. Namun, untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan kehamilan, ada beberapa hal yang wajib diketahui dan dipersiapkan ibu hamil sebelum terbang.

Kapan sebaiknya ibu hamil terbang?

Saat terbaik untuk terbang adalah saat usia kehamilan 14 hingga 27 minggu. Pada usia kehamilan 14 minggu, ibu hamil sudah melewati masa-masa mual dan sudah lebih kuat secara fisik.

Sebelum usia kandungan mencapai 14 minggu, sebaiknya ibu hamil tidak naik pesawat. Di usia awal kandungan, biasanya ibu hamil masih sering mengalami mual dan pusing, yang bisa menimbulkan gangguan lainnya jika dipaksakan. Selain itu, risiko keguguran juga lebih tinggi di usia awal kehamilan.

Saat usia kandungan berada di atas 28 minggu, maskapai akan meminta ibu hamil untuk menandatangani semacam Surat Pembebasan Tanggung Jawab dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter kandungan yang menyatakan:

  • Ibu dalam keadaan sehat
  • Kehamilan dalam kondisi normal, tidak terdapat kelainan
  • Jenis kehamilan: tunggal atau kembar
  • Perkiraan tanggal melahirkan

Surat keterangan dokter ini biasanya harus diperoleh seminggu sebelum hari keberangkatan. Ketentuan tiap maskapai bisa berbeda-beda. Penumpang dianjurkan mengecek tiap ketentuan dari maskapai yang bersangkutan.

Saat usia kehamilan di atas 36 minggu, maskapai-maskapai tidak lagi memperbolehkan ibu hamil untuk bepergian dengan pesawat mereka. Jika yang dikandung adalah kembar, maka batasnya menjadi 32 minggu. Batas usia kandungan tersebut diukur dari tanggal penerbangan pulang.

Tips Agar Aman Berada di Pesawat

Agar tubuh ibu hamil tetap sehat dan perjalanan udara menjadi nyaman, lakukan hal-hal di bawah ini:

  • Konsumsi banyak cairan agar tubuh tidak dehidrasi.
  • Kenakan pakaian yang longgar dan membuat Anda nyaman.
  • Pilih tempat duduk yang bisa memberikan Anda banyak ruang untuk bergerak seperti kursi di sebelah lorong.
  • Pakai dan kencangkan sabuk pengaman di bawah perut.
  • Jangan terlalu lama duduk. Sebisa mungkin berjalan-jalanlah sebentar di lorong agar sirkulasi darah menjadi lancar. Jika hal itu tidak memungkinkan, renggangkan pergelangan kaki Anda selama berada di tempat duduk.

 

shares