Catatan PPIH untuk Perbaikan Layanan Haji di 2020

Jakarta, aet.co.id – Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) merangkum beberapa catatan selama pelaksanaan operasional haji Arab Saudi tahun 1440 H/2019. Ini seiring segera berakhirnya masa operasional ibadah haji 2019.

Catatan ini akan menjadi bahan perbaikan bagi penyelenggaraan ibadah haji di tahun mendatang. “Tujuannya adalah bagaimana kita bisa melakukan evaluasi dan merumuskan inovasi-inovasi yang harus disiapkan pada operasional haji tahun 1441 H/2020 M,” ujar Ketua PPIH Endang Jumali di Madinah, kemarin.

Aspek yang menjadi fokus peningkatan tahun depan di antaranya pelaksanaan Bimbingan Manasik dan Ibadah sepanjang tahun.

Implementasi Bimbingan Manasik dan Ibadah sepanjang tahun ini dengan memaksimalkan peran KUA Kecamatan yang pelaksanaannya berbasis regu dan rombongan.

Selain itu juga akan pengayaan materi bimbingan yang sesuai dengan kondisi jemaah haji kekinian yang terjadi di Arab Saudi.

Terkait hal ini, Dirjen PHU selaku penanggung jawab PPIH, Nizar Ali mengatakan bahwa dengan pola manasik haji berbasis ketua regu dan ketua rombongan, diharapkan jemaah dapat mandiri dan meminimalisir ketergantungan terhadap konsultan atau pembimbing ibadah.

“Materinya juga spesifik, misalkan bagaimana bimbingan manasik bagi jemaah usia lanjut, selama ini kan hanya satu, padahal perlakuannya berbeda,” tuturnya.

Aspek lain yang menjadi perhatian adalah perbaikan manajemen penyelenggaraan badal haji dan safari wukuf.

Sumber : bisnissyariah