Ini Keistimewaan 10 hari Pertama di Bulan Ramadhan

Bagikan Ini :

aet.co.id – Menjadi bulan penuh hikmah yang kehadirannya selalu dinantikan seluruh umat Islam, bulan Ramadhan pun menjadi hari penuh berkah karena menyimpan banyak keistimewaan dan kebaikan. Allah SWT pun akan memberikan kelapangan ampunan bagi hamba-Nya yang bertaubat.

Semua bulan ramadhan memiliki keistimewaan baik hari pertama hingga hari terakhir yang terbagi menjadi 10 hari pertama, 10 hari kedua dan 10 hari terakhir.

Keistimewaan 10 Hari Pertama Bulan Ramadhan

Lantas, bagaimana keistimewaan di 10 hari pertama bulan Ramadhan? Berikut ulasannya!

1. Fase Terberat Penuh Pahala

Pada 10 hari pertama di bulan Ramadhan, Allah SWT akan memberikan rahmat  dan limpahan pahalaNya dari berbagai amalan kebaikan yang kita lakukan selama puasa dengan tulus ikhlas hanya karena-Nya. Bukan semata-mata karena duniawi atau karna ingin dipuji orang lain.

Adapun fase 10 hari pertama di bulan Ramadhan memang bisa dibilang sebagai fase terbesar dan tersulit sebagian orang terlebih yang kerap beraktivitas di luar ruangan karena merupakan fase peralihan dari kebiasaan pola makan normal menjadi harus menahan lapar dan haus selama Ramadhan.

2. Terbukanya Pintu Rahmat

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu,dimana ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda,

“Awal bulan Ramadan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka).”

Pada 10 hari pertama di bulan Ramadhan, Allah membuka pintu rahmat-Nya untuk setiap hamba yang melakukan puasa dan dipandang sebagai seorang yang mulia karena menjalankan ibadah sejak awal. Pahala sholat tarawih di bulan Ramadhan juga bisa didapatkan sejak malam pertama puasa Ramadhan.

3. Menjalankan Perintah Sejak Awal

Seseorang yang mampu menjalankan 10 hari pertama Ramadhan akan mendapat kenikmatan ibadah bulan Ramadhan secara menyeluruh. Dengan terbiasa menjalankan perintah dari Allah SWT sejak awal Ramadhan, maka sampai akhir pun akan lebih ringan dan dimudahkan.

4. Memberi Keberuntungan

Keberuntungan akan didapat oleh orang yang menjalankan puasa di 10 hari pertama Ramadhan yaitu ia akan selalu dalam lindungan Allah selama bulan Ramadhan serta selalu berada dalam petunjukNya.

Setiap perintah dalam Al Quran pasti mengandung kebaikan, kemaslahatan, keberuntungan, manfaat, keindahan, keberkahan. Sedangkan setiap larangan dalam al-Quran pasti mengandung kerugian, kebinasaan, kehancuran, keburukan (disarikan dari Tafsir Ibnu Katsir (1/200).

5. Menjaga Diri dari Maksiat

Menjalankan puasa 10 hari pertama di bulan Ramadhan berarti telah membentengi diri dari perbuatan maksiat sejak awal dan menjadi wujud bahwa orang tersebut memiliki niat baik dan semangat dalam menyambut puasa. Adapun amalan penghapus dosa maksiat salah satunya ialah dengan menjalankan ibadah puasa.

6. Rahmat Sejak Perintah Diturunkan

Puasa pada 10 hari pertama bulan Ramadhan sama seperti mengikuti teladan orang sholeh terdahulu dimana perintah puasa sudah ada sejak jaman dahulu. Dengan demikian Allah akan memberikan rahmat-Nya juga kepada kita.

7. Mencapai Ketaqwaan

Orang yang sejak awal sudah semangat berpuasa dan menjalankan puasa di 10 hari pertama Ramadhan maka orang tersebut telah memiliki ketaqwaan. Ketaqwaan tersebut akan membawa kebaikan untuk orang yang melakukan secara terus menerus, sejak awal hingga akhir Ramadhan.

8. Mulia Sejak Awal

Orang yang menjalankan puasa di 10 hari pertama Ramadhan artinya menjadi sosok yang mulia di mata Allah sejak awal dan hal itu terus berlaku jika ia mampu istiqomah menjalankan hingga akhir bulan Ramadhan.

9. Wujud Syukur

Menjalankan puasa di 10 hari pertama adalah bentuk wujud bersyukur sebab tidak semua orang mendapatkan kesempatan berjumpa dengan Ramadhan. Seperti banyak orang tua yang ingin sehat agar bisa berpuasa Ramadhan dengan sempurna, banyak juga orang meninggal yang ingin kembali ke dunia agar bisa menjalankan ibadah Ramadhan. Maka dari itu, karena kita yang masih mendapat kesempatan harus memanfaatkan sebaik mungkin dengan melakukan ibadah tersebut sejak awal.

10. Terbuka untuk Semua Umat Islam

Sebagian Ulama’ (dari kalangan Tabi’in) seperti al-Hasan al-Bashri dan Ibrahim an Nakha-i memberikan batasan: jika seseorang sakit sehingga tidak mampu sholat dalam keadaan berdiri, maka pada saat itu ia boleh untuk tidak berpuasa (riwayat Ibnu Jarir atThobary). Puasa di 10 hari pertama boleh dilakukan oleh siapapun dengan pahala sesuai keikhlasan yang dimilikinya dan dinilai oleh Allah SWT.

Itulah keistimewaan 10 hari pertama bulan Ramadhan. Semoga kita semua bisa mendapatkan keistimewaan itu ya agar tidak menjalani Ramadhan dengan sia-sia.


Sumber : umrah(dot)co

shares