Malaikat dalam Islam Ada Berapa? Ini Nama dan Tugasnya

Kisah Islami560 Views

Malaikat adalah bagian penting dari akidah Islam. Iman kepada malaikat termasuk salah satu rukun iman, sehingga pembahasan tentang mereka bukan sekadar tambahan pengetahuan agama, melainkan bagian dari keyakinan pokok seorang Muslim.

Di tengah masyarakat, pertanyaan “malaikat dalam Islam ada berapa dan tugasnya” sering muncul sejak usia sekolah hingga dewasa. Sebagian orang mengingat nama nama malaikat hanya untuk pelajaran dasar, tetapi lupa bahwa setiap nama itu mengandung pelajaran akidah yang sangat dekat dengan hidup sehari hari. Ada malaikat yang menyampaikan wahyu, ada yang mengatur rezeki, ada yang meniup sangkakala, ada yang mencabut nyawa, ada yang mencatat amal, sampai ada yang bertugas menanyai manusia di alam kubur. Rangkaian tugas ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia tidak pernah lepas dari ketetapan Allah yang dijalankan melalui para malaikat-Nya.

Dalam tulisan tulisan keislaman yang dijadikan rujukan luas, para ulama juga mengingatkan bahwa malaikat tidak hanya sepuluh. Yang diketahui namanya dari dalil sebenarnya lebih banyak, seperti Malik penjaga neraka, malaikat pemikul Arsy, dan lainnya. Namun dalam pengajaran dasar akidah di Indonesia, sepuluh nama inilah yang paling umum diperkenalkan sebagai malaikat yang wajib diketahui. Karena itu, ketika orang bertanya “ada berapa?”, jawaban yang paling aman dan paling sering diajarkan adalah: jumlah malaikat sangat banyak dan hanya Allah yang tahu, tetapi yang wajib diketahui ada sepuluh.

“Jumlah malaikat hanya Allah yang tahu. Tetapi yang wajib kita ketahui berjumlah 10.”


Mengapa iman kepada malaikat sangat penting dalam Islam

Iman kepada malaikat bukan pelengkap, tetapi bagian dari iman itu sendiri. Beriman kepada malaikat berarti membenarkan keberadaan mereka sebagai makhluk Allah yang taat, tidak durhaka kepada-Nya, dan menjalankan semua perintah yang dibebankan kepada mereka.

Pemahaman ini membuat seorang Muslim tidak melihat hidup secara sempit. Ia sadar bahwa wahyu sampai kepada para nabi melalui malaikat Jibril, rezeki diatur dengan izin Allah melalui malaikat Mikail, kematian pun tidak datang semaunya manusia karena ada malaikat yang ditugaskan mencabut nyawa. Bahkan amal baik dan amal buruk manusia juga tidak dibiarkan hilang begitu saja, sebab ada malaikat yang mencatatnya. Semua ini menumbuhkan rasa diawasi, rasa tunduk, dan rasa hati hati dalam menjalani hidup.

Dari sisi pendidikan iman, mengenal tugas para malaikat juga membantu umat memahami kebesaran Allah. Salah satu buah iman kepada malaikat adalah bertambahnya ilmu tentang keagungan, kekuatan, dan kekuasaan Allah, karena keagungan makhluk menunjukkan keagungan Sang Pencipta. Penjelasan ini penting agar pembahasan malaikat tidak berhenti di hafalan nama, tetapi benar benar masuk ke dalam keyakinan.

Malaikat dalam Islam ada berapa

Pertanyaan ini perlu dijawab dengan tenang supaya tidak tercampur antara yang umum diajarkan dan yang lebih luas dalam dalil. Jumlah malaikat yang sesungguhnya hanya Allah yang mengetahui. Tidak ada angka pasti yang bisa disebut manusia untuk seluruh malaikat. Namun, dalam pelajaran dasar Islam di Indonesia, dikenal sepuluh malaikat yang wajib diketahui namanya dan tugasnya.

Artinya, kalau pertanyaannya adalah jumlah seluruh malaikat, jawabannya tidak diketahui manusia secara pasti. Kalau pertanyaannya adalah berapa malaikat yang wajib diketahui dalam pelajaran akidah dasar, jawabannya adalah sepuluh. Dua jawaban ini tidak bertentangan. Justru di sinilah sering terjadi kesalahpahaman. Ada yang menyangka malaikat hanya berjumlah sepuluh, padahal yang benar sepuluh adalah jumlah yang wajib diketahui secara umum.

Dalam sumber sumber dakwah yang berbasis dalil, nama malaikat yang disebut dalam Al Quran dan Sunnah memang ada yang lebih dari daftar sepuluh yang populer, misalnya Malik, Harut, dan Marut. Tetapi untuk kebutuhan pengajaran dasar dan artikel pengantar seperti ini, pembahasan biasanya difokuskan pada sepuluh malaikat yang paling dikenal oleh umat Islam di Indonesia.


Tabel ringkas 10 malaikat dan tugasnya

Sebelum masuk ke penjelasan yang lebih detail, berikut rangkuman yang paling mudah dibaca. Tabel ini memakai susunan yang paling umum diajarkan dalam pendidikan Islam di Indonesia.

Nama malaikatTugas utama
JibrilMenyampaikan wahyu kepada nabi dan rasul
MikailMengatur rezeki, hujan, dan tumbuhan dengan izin Allah
IsrafilMeniup sangkakala pada hari kiamat
Izrail atau Malakul MautMencabut nyawa makhluk
MunkarMenanyai manusia di alam kubur
NakirMenanyai manusia di alam kubur
RaqibMencatat amal baik manusia
AtidMencatat amal buruk manusia
MalikMenjaga neraka
RidwanMenjaga surga

Khusus untuk nama Ridwan, perlu dicatat bahwa namanya sangat populer dalam tradisi pelajaran Islam di Indonesia, tetapi daftar nama malaikat dari dalil yang ditegaskan dalam sebagian kajian salafi lebih berhati hati dalam penyebutan yang benar benar tegas dari nash. Sementara Malik sebagai penjaga neraka memiliki pijakan yang lebih jelas dalam dalil.


Malaikat Jibril dan tugas menyampaikan wahyu

Malaikat Jibril adalah nama yang paling dikenal dalam Islam. Tugas utamanya adalah menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul. Jibril dikenal sebagai pembawa wahyu dari hadirat Ilahi kepada nabi dan rasul. Dalam bahan ajar PAI, Jibril juga disebut memiliki nama lain seperti Ruhul Qudus dan Ruhul Amin.

Peran Jibril sangat besar dalam sejarah Islam, karena Al Quran sampai kepada Nabi Muhammad melalui perantaraan beliau. Dengan mengenal tugas Jibril, seorang Muslim memahami bahwa wahyu bukan hasil renungan manusia, melainkan benar benar berasal dari Allah dan disampaikan lewat malaikat pilihan. Ini membuat kedudukan Al Quran semakin agung di hati orang beriman.

Malaikat Mikail dan urusan rezeki

Mikail dikenal sebagai malaikat yang bertugas mengurus rezeki, termasuk hujan dan tumbuh tumbuhan, dengan izin Allah. Mikail bertugas mengatur turunnya hujan dan pertumbuhan tanaman, yang semuanya menjadi bagian dari sistem rezeki makhluk hidup.

Pelajaran penting dari mengenal Mikail adalah kesadaran bahwa rezeki bukan datang semata karena kepandaian manusia. Ada aturan Allah yang berjalan dalam seluruh alam, termasuk turunnya hujan dan tumbuhnya tanaman. Ini membuat seorang Muslim lebih mudah bersyukur, lebih mudah berdoa, dan tidak terlalu sombong dengan hasil usahanya sendiri.

Malaikat Israfil dan tiupan sangkakala

Israfil dikenal sebagai malaikat yang bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat. Dalam pelajaran dasar Islam, Israfil menjadi salah satu nama yang paling mudah diingat karena terkait langsung dengan peristiwa besar di akhir zaman.

Mengingat Israfil seharusnya membuat seorang Muslim sadar bahwa dunia tidak berjalan selamanya. Ada hari ketika seluruh tatanan kehidupan berhenti atas kehendak Allah. Karena itu, nama Israfil bukan sekadar hafalan sekolah, tetapi pengingat bahwa hidup ini punya batas dan semua manusia akan kembali kepada Allah.

Malaikat Izrail atau Malakul Maut

Dalam pelajaran yang populer di Indonesia, malaikat pencabut nyawa disebut Izrail. Tugasnya adalah mencabut nyawa makhluk ketika ajal telah tiba. Dalam sebagian pembahasan yang lebih ketat soal dalil, istilah yang lebih sering dipakai adalah Malakul Maut atau Malaikat Maut.

Di sini penting untuk bersikap jernih. Nama “Izrail” memang sangat populer di masyarakat dan buku pelajaran umum, tetapi beberapa pembahasan yang lebih ketat soal dalil menekankan istilah “Malakul Maut” karena itu yang lebih jelas disebut dalam Al Quran. Walau begitu, untuk kebutuhan artikel populer dan sesuai kebiasaan pengajaran di Indonesia, penyebutan Izrail masih sangat umum dipakai.

Mengingat tugas malaikat maut membuat seseorang lebih siap menghadapi kenyataan bahwa ajal tidak bisa ditolak. Ini menumbuhkan sikap hati hati dalam hidup dan mendorong orang untuk tidak menunda taubat.

Malaikat Munkar dan Nakir di alam kubur

Munkar dan Nakir dikenal sebagai dua malaikat yang bertugas menanyai manusia di alam kubur. Keduanya menanyai setiap orang dalam kubur, dan nama mereka sangat akrab dalam pengajaran dasar Islam.

Keberadaan dua malaikat ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia tidak berhenti di kubur. Ada pertanggungjawaban yang dimulai sejak alam barzakh. Karena itu, pembahasan tentang Munkar dan Nakir biasanya membuat hati lebih mudah tersentuh, sebab ia berhubungan langsung dengan nasib manusia setelah meninggal.

Dalam tradisi pengajian, pertanyaan kubur sering dikaitkan dengan sejauh mana seseorang hidup di atas iman, mengenal Tuhannya, dan menjalankan agamanya dengan sungguh sungguh. Dengan begitu, mengenal Munkar dan Nakir bukan sekadar hafalan nama, tetapi pengingat untuk memperbaiki kualitas iman sejak sekarang.

Malaikat Raqib dan Atid yang mencatat amal

Raqib dan Atid adalah dua nama yang paling dekat dengan kehidupan harian manusia. Dalam pengajaran umum, Raqib bertugas mencatat amal baik, sedangkan Atid mencatat amal buruk. Keduanya menjadi pengingat bahwa setiap amal manusia tidak pernah dibiarkan tanpa catatan.

Kesadaran tentang Raqib dan Atid sangat penting untuk membangun akhlak. Saat seseorang tahu bahwa setiap perkataan dan perbuatannya diperhatikan dan dicatat, ia akan lebih berhati hati. Bahkan saat sendirian, seorang mukmin tidak merasa benar benar bebas, karena Allah tetap mengawasinya dan pencatatan amal tetap berjalan.

Banyak pelajaran akhlak dalam Islam yang menjadi lebih hidup ketika dihubungkan dengan dua malaikat ini. Menahan lisan, menjaga pandangan, menghindari fitnah, dan memperbanyak amal baik bukan lagi sekadar nasihat umum, tetapi benar benar bagian dari kesadaran bahwa semua akan tercatat.

Malaikat Malik dan Ridwan yang sangat dikenal di masyarakat

Dalam daftar yang sangat populer di Indonesia, ada nama Malik sebagai penjaga neraka dan Ridwan sebagai penjaga surga. Malik memiliki pijakan yang lebih jelas dalam dalil dan dikenal luas sebagai penjaga neraka. Ridwan sangat dikenal dalam tradisi pendidikan umat Islam di Indonesia sebagai penjaga surga.

Bagi pembaca umum, yang penting dipahami adalah bahwa surga dan neraka bukan tempat tanpa pengaturan. Keduanya berada dalam kekuasaan Allah dan dijaga oleh para malaikat sesuai kehendak-Nya. Nama Malik sangat penting karena kuat disebut sebagai penjaga neraka, sedangkan Ridwan hidup kuat dalam tradisi pendidikan umat Islam di Indonesia sebagai penjaga surga.

Pembahasan ini juga menjadi contoh bahwa dalam ilmu agama, ada hal yang sangat tegas dasarnya dan ada pula hal yang populer dalam tradisi pengajaran. Sikap terbaik adalah mengetahui mana yang pasti kuat dalilnya dan mana yang masyhur dalam pelajaran dasar.


Ternyata malaikat tidak hanya sepuluh

Sesudah mengenal sepuluh malaikat yang paling populer, penting juga diketahui bahwa jumlah malaikat tidak berhenti di sana. Ada nama malaikat lain yang diketahui dari dalil, seperti Harut dan Marut, serta malaikat lain yang tidak semua dikenal namanya.

Ini membuat pemahaman tentang malaikat menjadi lebih luas. Sepuluh nama yang diajarkan di sekolah memang penting, tetapi dunia malaikat dalam Islam sebenarnya jauh lebih besar. Hal ini juga mengajarkan kerendahan hati. Tidak semua hal gaib dibuka kepada manusia secara lengkap. Ada bagian yang hanya diketahui Allah, dan manusia cukup beriman kepada apa yang telah dijelaskan dalam wahyu.

Hadis dan pelajaran akhlak dari iman kepada malaikat

Mengenal malaikat seharusnya berbuah pada akhlak. Ketika seorang Muslim sadar ada malaikat pencatat amal, ia akan lebih hati hati dalam berbicara. Ketika sadar ada malaikat pencabut nyawa, ia akan lebih siap dan tidak menunda tobat. Ketika tahu ada malaikat yang bertugas di alam kubur, ia akan lebih serius memperbaiki iman. Ketika tahu ada malaikat penyampai wahyu, ia akan lebih menghormati Al Quran dan sunnah. Semua ini adalah buah dari iman yang benar kepada malaikat.

“Sebagian lagi mengatur urusan urusan lain sesuai perintah-Nya.”

Kalimat ini menunjukkan bahwa tugas malaikat sangat banyak dan semuanya berjalan sesuai perintah Allah. Manusia tidak hidup sendirian dalam semesta ini. Ada tatanan besar yang Allah jalankan, dan malaikat adalah bagian dari tatanan itu.

Ringkasan yang paling mudah diingat

Jika ingin diringkas dengan bahasa paling sederhana, maka jawabannya begini. Jumlah malaikat dalam Islam sangat banyak dan hanya Allah yang mengetahuinya. Namun yang wajib diketahui dalam pelajaran dasar ada sepuluh, yaitu Jibril, Mikail, Israfil, Izrail atau Malakul Maut, Munkar, Nakir, Raqib, Atid, Malik, dan Ridwan, dengan tugas masing masing yang sudah dikenal luas di kalangan umat Islam Indonesia.

Kalau artikel ini ingin dipakai sebagai pegangan singkat, cukup pegang dua poin utama. Pertama, jangan mengatakan malaikat hanya sepuluh, karena jumlah sebenarnya sangat banyak. Kedua, hafalkan sepuluh nama yang umum diajarkan beserta tugasnya, karena itu bagian dari pengetahuan dasar akidah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *